photo mbs-1.gif  photo mbs-1.gif  photo mbs-1.gif
Agama (Islam) tidak mungkin tegak (jaya) kecuali dengan al-Kitab (Al-Qur'an), al-Mizan (timbangan keadilan) dan al-Hadid (kekuatan besi). Kitab adalah yang memberi petunjuk, sedangkan besilah yang menolongnya. Dengan al-Kitab, tegaklah ilmu dan agama. Dengan al-Mizan hak-hak harta dapat ditunaikan. Dan dengan al-Hadid hukum pidana Islam dapat ditegakkan.(Majmu al-Fatawa : 25/365)

Saturday, July 27, 2013

EKSKLUSIF: "MARYAM", PEREMPUAN INGGRIS YANG BERHIJRAH KE SURIAH UNTUK BERGABUNG DENGAN PASUKAN ANTI-ASSAD

MARYAM BERSAMA SUAMINYA ABU BAKAR, BERHIJRAH DAN BERJIHAD DI BUMI SURIAH



EKSKLUSIF: "MARYAM", PEREMPUAN INGGRIS YANG BERHIJRAH KE SURIAH UNTUK BERGABUNG DENGAN PASUKAN ANTI-ASSAD



Dia seorang perempuan yang tinggi, memakai hijab, lengkap dengan niqab, dan bersenjata. Dia bertutur dengan lughah London, dan memanggil dirinya sebagai "Maryam".

Bukan nama sebenarnya, tapi komitmennya terhadap jihad sangat tinggi:
"MEREKA ADALAH PARA IKHWAN DAN AKHOWAT KAMI DAN MEREKA MEMERLUKAN PERTOLONGAN DARI KAMI."

Dia boleh menggunakan Kalashnikov dan sangat suka untuk berjihad. Dia menunjukkan tembakan melalui Kalashnikovnya kapada kamera dan menembak revolver.

Dia sangat menyintai jihad, untuk menjadi seorang syuhada'. Tapi dia bukan pejuang barisan hadapan. Dia adalah istri kepada seorang mujahidin yang bersenjata untuk mempertahankan dirinya.

Foto terkini dari utara Suriah menunjukkan adanya Muhajirin dari Inggris yang berhijrah ke sana untuk berpartisipitasi dalam kempen jihad menentang rejim syiah Suriah.

Video tentang keberadaan mereka disana dirakamkan oleh Bilal Abdul Kareem, seorang rakyat Amrika yang telah memeluk Islam yang tinggal bersama Mujahidin beserta keluarga mereka dari negara barat. Dia merakamkan kehidupan mereka disana. Dia berkata bahwa dia mahu menunjukkan realitas kehidupan Mujahidin dari barat di sana.

Pernikahan Maryam's dangan suaminya seorang mujahidin barisan hadapan, Abu Bakar, diatur oleh ibunya sekitar tiga bulan yang lalu. Dia tidak pernah berjumpa dengannya sehingga pada hari pernikahan mereka.

Suaminya warga Sweden, yang lahirnya sebagai seorang Muslim. Dan Maryam pula seorang Inggris, yang telah memeluk Islam semenjak empat tahun lalu.

JIHAD WANITA INGGRIS

'PENGORBANAN'

"AKU TIDAK DAPAT MENEMUI SESEORANG DI UK YANG SANGGUP UNTUK MENJUAL KEHIDUPAN DUNIA INI DENGAN KEHIDUPAN DI AKHIRAT......... AKU BERDOA, DAN ALLAH TELAH MENTAKDIRKAN AKU DATANG KE SINI DAN BERNIKAH DENGAN ABU BAKAR."

Sehingga keberangkatannya dari Uk ke Suriah, dia menggambarkan kehidupannya sebagai 'ok'.

Sewaktu usianya lebih muda dia suka menonton sepak bola di TV. Dia belajar psikologi & sosiologi di kolej, dan berkata jika dibandingkan dengan mereka yang kaya sepertinya ketika itu, dia berada di tahap Inggris yang rendah.

Dia berkata keluarganya mengetahui bahwa dia telah berhijrah ke negera yang sedang bergolah, tapi mereka tidak mengetahui apa yang dilakukannya secara terperinci.

Pilihannya ini adalah apa yang dia mahukan para Muslimin lakukan: "ENGKAU PERLU BANGUN DAN BERHENTI DARIPADA TAKUTKAN MATI.... KITA KETAHUI BAHWA DISANA TERDAPATNYA SURGA DAN NERAKA. DI HARI PEMBALASAN, ALLAH AKAN BERTANYAKAN KEPADAMU. DARIPADA DUDUK DAN FOKUS KEPADA KELUARGAMU DAN PEMBELAJARANMU, ENGKAU PERLU BANGUN KARENA MASA SEDANG BERJALAN."


MARIAM & AISHAH 


Dia dan suaminya membesarkan anak mereka bersama, dan menjangka akan melahirkan seorang lagi anak. Mereka kelihatan bersahaja dihadapan kamera, berbicara tentang siapa yang perlu memasak, membandingkan siapa yang memiliki Kalashnikov yang lebih baik.

Tapi mereka besepakat dalam permasalahan yang besar. Objektif jangka masa panjang mereka untuk membebaskan Suriah, diikuti dengan penubuhan Khilafah Islamiyyah.

Abu Bakar berjihad bersama Mujahidin Ahlul Sunnah yang dikenali dengan nama Katibah al-Muhajirin - Bataliun Muhajirin - kumpulan pejuang yang aktif.

Mereka berjihad bersama dengan kumpulan jihad yang lebih besar seperti Ahrar al-Sham dan affliasi al-Qaidah, Jabhat al-Nusrah. Dia adalah pejuang sepenuh masa. Dia juga menyenaraikan kemenangan-kemenagan yang telah diperoleh oleh mereka.



KEKEJAMAN

Tapi ini Suriah. Disani bukan hanya kemenangan tapi juga kemusnahan dan kekejaman yang serius.

Tentara Assad menyerang kawasan ini untuk menawan semula kawasan yang telah ditawan oleh para mujahidin dan melebelkan mereka mujahidin sebagai terroris. Pada waktu malam, dari bangunan yang didiami mereka ini dapat didengari bunyi tembakan senjata berat tantara 'kerajaan' dan dapat dilihat cahaya dari tembakan yang dilakukan di langit.


Maryam berkata bunyi tembakan sedikit pun tidak menganggunya. Bahkan dia berkata ianya membuatkan dia merakan "KEMENANGAN ITU HAMPIR. INSHAALLAH ANAKKU ANAK BERGABUNG DENGAN MEREKA. MEREKA LEBIH MULIA UNTUK BERADA DISANA, TIDAK SEPERTI AKU. AKU BERADA DIRUMAH, TAPI, SEKURANGNYA AKU DISINI".

Ada sebuah lagi keluarga Inggris disini. Mereka tinggal di tingkat bawah.

"Aishah" (bukan nama sebenar) berkata bahwa dia baru tiba di sini satu bulan yang lalu bersama suaminya, yang juga menyertai kumpulan jihad yang sama dengan jirannya. Mereka memiliki seorang anak perempuan.

Aishah berkata dia tidak begitu selesa pada awalnya, tapi sekarang dia dan anaknya sudah dapat membiasakan diri: "AKU MERASAKAN ANAK KECIL DAPAT MEMBIASAKAN DIRI DENGAN CEPAT, JADI DIA BAIK-BAIK AJA."

"Beberapa hari pertama, katanya dia mahu untuk pulang ke rumah. Dia mahu pulang ke England. Tapi kini, dia baik-baik aja. Dia suka untuk berada di luar rumah, dan bermain."

Perempuan berdua ini menggunakan kereta, dan memandu untuk keluar membeli barang keperluan melalui jalan yang dipenuhi debu. Dia memakai sarung tangan motosikal bagi menjaga kesopanannya, dan menggambarkan sarung tangan yang dipakai saudaranya terlalu feminin.

Di tempat membeli barang keperluan, mereka membeli barangan keperluan harian seperti roti dan lain-lainnya seperti kebiasaan orang keluar untuk membeli barang keperluan.



MAKANAN INGGRIS

Maryam akui bahwa dia rindukan bakanan Inggris, terutamanya kek, dan masakan ibunya.

Dia berkata bahwa keluarganya mtahu bahwa dia berada di Suriah, walau bagaimana pun menreka tidak mengetahui secara terperinci keadaanya di sana dan ayahnya menawarkan untuk mengirimkan uang. Suaminya mendapat sekitar $150 sebulan.

Maryam berkata dia tidak mempunyai perancangan untuk pulang ke UK, sampai kapan pun, walau pun suami barunya itu syahid dalam pertempuran.

"AKU AKAN TETAP TINGGAL DI SINI KARENA AKU BERHIJRAH KE SINI BUKAN KARENA DIA (Abu Bakar). AKU TIDAK SUKA UNTUK PULANG SEMULA KE. AKU AKU AKAN TETAP DI SINI, MEMBESARKAN ANAK-ANAKKU, FOKUS KEPADA BAHASA ARAB UNTUK BERKOMUNIKASI DENGAN ORANG-ORANG SURIAH."





[diedit oleh studio salaam dari Channel4]




JANGAN LUPAKAN MUJAHIDIN DALAM SETIAP DOA IKHLAS ANTUM.








.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...